Regulasi Perjalanan Dengan Bus Dan Travel Selama Pandemi Covid19

Regulasi Perjalanan Dengan Bus Dan Travel Selama Pandemi Covid19

Halo #SobaTrippedia! Dalam upaya menekan penyebaran COVID-19, gugus tugas COVID-19 telah mengatur persyaratan perjalanan bagi penumpang yang bepergian dengan bus maupun travel antar kota selama pandemic berlangsung. Penumpang yang melakukan perjalanan khususnya selama PPKM berlangsung hanya tersedia untuk penumpang dengan alas an atau kriteria yang sudah ditentukan. Aturan tentang perjalanan menggunakan transportasi darat, termasuk bus, kapal penyeberangan sungai dan danau, kapal laut dan kendaraan pribadi telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub No. 24 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Darat Selama Masa Pandemi Covid-19. Hal ini berguna bagi para Sobat agar tetap aman dan nyaman bepergian lho! Adapun kriteria yang dimaksud adalah sebagai berikut. Yuk simak! • Alasan pekerjaan • Bagi yang membutuhkan bantuan medis darurat • Bagi ibu hamil dengan didampingi maksimal 1 orang • Untuk keperluan persalinan dengan didampingi maksimal 2 orang • Untuk pengangkutan jenazah non COVID-19 dengan diangkut maksimal 5 orang Mereka yang memenuhi kriteria di atas juga harus membawa dokumen-dokumen berikut selama perjalanan mereka: 1. Surat Izin Perjalanan/Surat Pernyataan Untuk penumpang yang bepergian untuk bekerja, Izin Perjalanan harus dikeluarkan oleh kantor mereka. Bagi pegawai instansi pemerintah yang meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), prajurit TNI, dan anggota Polri, Izin Perjalanan harus diterbitkan oleh eselon II pejabat. Bagi pegawai swasta, Izin Perjalanan harus dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan. Bagi Pekerja di sector informal, Izin Perjalanan harus dikeluarkan oleh kepala desa/lurahnya. Harap dicatat bahwa semua izin perjalanan harus disertai dengan tandatangan fisik atau elektronik. Bagi pekerja yang masuk dan keluar Jakarta, Surat Tanda Daftar Pekerja (STRP) dapat diperoleh melalui jakevo.jakarta.go.id.Untuk penumpang yang bepergian karena alasan medis, Surat Medis harus dikeluarkan oleh rumah sakit. Bagi penumpang yang mengangku tjenazah, Surat Keterangan Kematian harus diterbitkan oleh rumah sakit. Sertakan juga surat dari kepala desa/lurah. 2. Tes antigen atau PCR cepat negative Rapid antigen test harus dilakukan paling lama 24 jam sebelum boarding time. Tes PCR harus dilakukan paling lama 48 jam sebelum boarding time. 3. Sertifikasi Vaksin (hanya untuk penumpang yang bepergian di atau ke Jawa tau Bali) Sertifikasi vaksin harus menunjukkan bahwa penumpang telah menerima setidaknya vaksinasi pertama mereka. Sertifikasi vaksin dapat diperoleh melalui Aplikasi Peduli Lindungi. Sertifikasi vaksin tidak diperlukan bagi penumpang yang melakukan perjalanan dengan alas an atau criteria sebagai berikut: a) Untuk mencari pertolongan medis darurat, b) Untuk wanita hamil, yang dapat didampingi maksimal 1 orang, c) Untuk keperluan persalinan, yang dapat didampingi oleh maksimal 2 orang, d) Untuk pengangkutan jenazah non COVID-19 yang dapat didampingi maksimal 5 orang, dan e) Bagi yang belum atau belum divaksinasi karena alas an medis. Harap diperhatikan bahwa penumpang harus menunjukkan surat dari dokter spesialis sebagai bukti. Perhatikan juga peraturan di bawah ini: • Penumpang di bawah usia 18 tahun tidak diizinkan bepergian keluar kota. • Penumpang harus dalam keadaan sehat dan tidak menderita flu, pilek, batuk, diare, demam, dan penciuman. Suhu tubuh mereka juga tidak boleh melebihi 37,3°C. • Penumpang harus mengenakan masker wajah berbahan katun 3 lapis atau masker bedah. • Penumpang disarankan untuk mengenakan pakaian yang sopan (misalnya jaket atau kemeja lengan panjang). • Penumpang tidak diperbolehkan untuk berbicara dengan telepon selama perjalanan. • Penumpang tidak diperbolehkan makan atau minum dalam perjalanan kurang dari 2 jam, kecuali untuk minum obat. Berikut adalah kriteria dan peraturan-peraturan yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan perjalanan #SobatTrippedia! Stay Safe and Stay Healthy ya! Salam. Sumber : https://www.traveloka.com/en-id/tiket-bus-travel/coronavirus-information https://bisnis.tempo.co/read/1475750/aturan-terbaru-syarat-naik-bus-dan-kapal-penyeberangan-di-masa-pandemi

Recent Post