Syarat dan Ketentuan

1. PERJANJIAN SEWA UNIT

1 Harga sewa sudah termasuk bahan bakar dan jasa Pengemudi
2 Harga sewa belum termasuk biaya tol, parkir, penyeberangan antar pulau, tiket wisata, retribusi wilayah dan akomodasi crew (penginapan, makan dan tip seikhlasnya)
3 Pihak Trippedia berhak merubah harta sewaktu-waktu dan membatalkan pesanan apabila dalam keadaan tertentu terdapat ketidaksesuaian atau kesalahan informasi unit
4 Pemesanan yang dilakukan melalui website, wajib melakukan pembayaran sesuai batas waktu yang ditentukan. Apabila belum atau sudah melakukan pembayaran melewati batas waktu tersebut maka pesanan otomatis dibatalkan
5 Biaya uang muka/down payment (DP) 30% dari harga sewa atau yang tertera saat pemesanan melalui website
6 Biaya pelunasan paling lambat H-3 keberangkatan
7 Biaya yang sudah dibayarkan (DP/Pelunasan) tidak dapat dikembalikan (hangus) apabila ada pembatalan sepihak oleh Customer pada H-3 hingga hari H keberangkatan
8 Pembatalan sepihak oleh Trippedia (di luar Force Majeure) maka uang sewa Customer akan dikembalikan 100% atau dipindahjadwalkan
9 Pemesanan yang dilakukan pada H-7 keberangkatan, wajib melakukan pembayaran penuh
10 Pihak Trippedia akan menginformasikan nomor telepon operator unit bus atau crew pada H-2 atau maksimal H-1 keberangkatan
11 Pembayaran hanya dapat dilakukan dengan metode transfer via rekening
Nama : CV PERMATA NUSANTARA GROUP
Bank : BCA
Nomor : 7025 1577 88
Atau datang langsung ke kantor kami di alamat
Komplek Karang Tengah Permai. Jalan Garuda Raya Blok TK 1 No.82, RT.002 RW.003, Karang Timur, Kec. Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten 15157
12 Pembayaran dengan metode transfer wajib melakukan konfirmasi melalui Whatsapp di nomor telepon 0811-378-6089 atau e-mail office@trippedia.co.id dengan melampirkan bukti transaksi
13 Batas waktu pemakaian unit bus Dalam Kota terhitung maksimum 12 Jam dengan pemakaian di antara dari pukul 05.00 WIB - 22.00 WIB
14 Batas waktu pemakaian unit bus Luar Kota terhitung maksimum 18 Jam dengan pemakaian dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB
15 Biaya overtime (kelebihan batas waktu pemakaian) yaitu sebagai berikut:
1. HiAce/Elf Rp 150.000,- / jam
2. Medium Bus Rp 250.000,- / jam
3. Luxury/VVIP Medium Bus Rp 400.000,- / jam
4. Big Bus Rp 300.000,- / jam
5. Luxury/VVIP Big Bus Rp 550.000,- / jam
*harga tsb merupakan kisaran dari tiap unit bus
16 Kelebihan batas waktu pemakaian melebihi 3 Jam maka terhitung sewa unit 1 hari
17 Customer wajib memberikan Testimoni berupa foto dan video saat perjalanan berakhir

2. SYARAT DAN KETENTUAN

1 Penjemputan yang tidak sesuai dengan pesanan maka akan dikenakan tambahan biaya
2 Penggunaan jalur yang tidak sesuai atau tidak dalam satu rute dengan pesanan, maka akan dikenakan tambahan biaya sesuai dengan tujuan yang paling jauh
3 Pengemudi berhak menolak jalan yang tidak memadai / dilarang petugas / membahayakan / perbaikan / kemacetan parah / ditutup dan lain sebagainya
4 Apabila terjadi Force Majeure yang mengakibatkan perjalanan tertunda atau batal, maka akan dilakukan musyawarah dan mufakat
5 Pencemaran nama baik melalui berbagai media oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, akan kami tindak lanjuti kepihak yang berwenang
6 Customer tidak diperkenankan membawa minuman berakohol, obat-obatan terlarang, senjata tajam, binatang perliharaan ataupun hal yang dianggap mengganggu perjalanan
7 Pihak Customer bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas unit bus
8 Pihak Trippedia tidak bertanggung jawab atas kehilangan/kerusakan barang dan atas segala kejadian yang disebabkan oleh kelalaian/ketidak patuhan Customer terhadap syarat dan ketentuan
* FORCE MAJEURE: yang dimaksud dalam Perjanjian ini adalah suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua belah pihak yang dapat mengganggu bahkan menggagalkan terlaksananya kegiatan, seperti bencana alam, peperangan, pemogokan, sabotase, pemberontakan masyarakat, blokade, pandemi, kebijakan Pemerintah khususnya yang disebabkan karena keadaan di luar kemampuan manusia.

3. REGULASI PEMERINTAH

Periode 1 22 April – 5 Mei 2021 6 Mei 2021 – 17 Mei 2021 18 – 24 Mei 2021
Dokumen Perjalanan Yang Dibutuhkan - Surat Izin Keluar Masuk (SIKM)/ Surat Izin Perjalanan Tercetak -
Dokumen Kesehatan Yang Dibutuhkan (pilih salah satu)
  • Tes PCR (masa berlaku 24 jam)
  • Tes Antigen (masa berlaku 24 jam)
  • Tes GeNose (dilakukan di rest area/pelabuhan)
  • Tes PCR (masa berlaku 24 jam)
  • Tes Antigen (masa berlaku 24 jam)
  • Tes GeNose (dilakukan di rest area/pelabuhan)
  • Tes PCR (masa berlaku 24 jam)
  • Tes Antigen (masa berlaku 24 jam)
  • Tes GeNose (dilakukan di rest area/pelabuhan)

    1. Perjalanan ke Bali dan Kalimantan Tengah setelah 24 Mei 2021 membutuhkan tes COVID-19.
    2. Lihat kriteria orang yang dapat mengajukan SIKM atau Surat Izin Perjalanan di bawah.
    3. Anak di bawah umur 5 tahun tidak harus melakukan tes COVID-19

    4. SYARAT PERJALANAN DENGAN BUS/TRAVEL

    Dalam upaya mengurangi penyebaran COVID-19 pada musim lebaran, Satgas Penanganan COVID-19 telah menerbitkan SE Satgas No 13/2021 yang melarang penumpang untuk mudik dari tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021. Perjalanan di luar tanggal tersebut juga diperketat. Khusus perjalanan ke Kalimantan Selatan dan Bali, tes COVID-19 juga dibutuhkan di luar tanggal 6 – 17 Mei 2021.

    Perjalanan Tanggal 6 – 17 Mei 2021

    Penumpang yang bepergian dengan bus/travel antar kota tanggal 6 – 17 Mei 2021 hanya diperbolehkan untuk penumpang dengan alasan atau kriteria berikut:

    • Untuk kerja.
    • Untuk menjenguk keluarga inti yang sedang sakit keras atau meninggal dunia.
    • Untuk memperoleh pelayanan kesehatan darurat.
    • Untuk ibu hamil, yang boleh didampingi dengan maksimal 1 orang.
    • Untuk kepentingan persalinan, yang boleh didampingi dengan maksimal 2 orang.

    Bagi yang memenuhi kriteria di atas wajib untuk membawa dokumen di bawah ini saat perjalanan:

    1. Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) atau Surat Izin Perjalanan Tercetak
      • SIKM adalah untuk orang yang tinggal di luar Jabodetabek untuk keluar/masuk DKI Jakarta.
      • Jika penumpang bepergian untuk keperluan pekerjaan, Surat Izin Perjalanan Tercetak harus dikeluarkan oleh kantor/instansi yang menugaskan. Untuk pegawai instansi pemerintahan, yang termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), prajurit TNI, dan anggota POLRI, Surat Izin Perjalanan harus dikeluarkan oleh pejabat setingkat Eselon II. Untuk pegawai swasta, Surat Izin Perjalanan harus dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan. Untuk pekerja sektor informal, Surat Izin Perjalanan harus dikeluarkan oleh kepala desa/lurah. Mohon diketahui bahwa semua Surat Izin Perjalanan harus disertai dengan tanda tangan basah atau elektronik.
      • Jika penumpang bepergian karena kondisi darurat keluarga, Surat Izin Perjalanan Tercetak harus dikeluarkan oleh kepala desa/lurah dan disertai dengan tanda tangan basah atau elektronik.
      • SIKM/Surat Izin Perjalanan wajib untuk penumpang berusia 17 ke atas, dan berlaku untuk satu orang dan satu kali perjalanan pulang pergi.
    2. Hasil tes rapid antigen, GeNose, atau PCR negatif
      • Tes rapid antigen atau PCR harus dilakukan paling lama 24 jam sebelum keberangkatan.
      • Tes GeNose harus dilakukan sebelum keberangkatan.

    Perjalanan Tanggal 22 April 2021 – 5 May 2021 & 18 – 24 May 2021

    Seperti yang tertulis di SE Satgas No 13/2021, penumpang yang bepergian dengan bus antar kota di tanggal 22 April 2021 – 5 Mei 2021 dan 18 – 24 Mei 2021 harus menunjukkan hasil tes rapid antigen atau PCR negatif yang dilakukan paling lama 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil tes GeNose negatif yang dilakukan di terminal atau pelabuhan sebelum keberangkatan.

    Syarat Perjalanan Khusus ke Kalimantan Selatan

    Seperti yang tertulis di SE Kalimantan Tengah No. 443/40/Satgas COVID-19, penumpang yang bepergian ke Kalimantan Tengah dari 15 April 2021 hingga tanggal yang belum ditentukan harus menunjukkan hasil tes rapid antigen yang dilakukan paling lama 72 jam sebelum keberangkatan.

    Syarat Perjalanan Khusus ke Bali

    Seperti yang tertulis di SE Satgas No 12/2021, penumpang yang bepergian ke Pulau Bali dari 1 April 2021 hingga tanggal yang belum ditentukan harus menunjukkan hasil tes rapid antigen atau PCR negatif yang dilakukan paling lama 48 jam sebelum keberangkatan, atau hasil tes GeNose negatif yang dilakukan di pelabuhan sebelum masuk Bali.

    Regulasi Lainnya

    Mohon perhatikan juga peraturan di bawah ini:

    1. Penumpang di bawah umur 5 tahun tidak harus melakukan tes COVID-19.
    2. Penumpang harus mengisi e-HAC Indonesia.
    3. Penumpang harus dalam kondisi sehat dan tidak lagi menderita dari flu, pilek, batuk, diare, demam, dan kehilangan indera penciuman. Suhu badan penumpang juga tidak boleh melebihi 37,3°C (Celsius).
    4. Penumpang wajib menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis.
    5. Penumpang dianjurkan menggunakan pakaian tertutup (contoh: jaket atau lengan panjang).
    6. Penumpang tidak diperbolehkan berbicara lewat telepon sepanjang perjalanan.
    7. Penumpang tidak diperbolehkan untuk makan atau minum dalam perjalanan kurang dari 2 jam, kecuali untuk minum obat